Dosis dan Aturan Pakai Antibiotic untuk Mengatasi Diare

1 min read

medical

Probiotik kapsul Antibiotic Associated Diarrhea merupakan salah satu jenis obat yang bisa digunakan untuk mengatasi diare terutama yang diakibatkan oleh infeksi b

medical
medical

akteri. Namun antibiotik tidak bisa digunakan sembarangan.

Agar cara kerjanya lebih efektif dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya, Anda harus memeriksakan diri ke dokter terlebih dahulu. Hal ini sangat penting untuk dilakukan mengingat diare dapat disebabkan oleh banyak hal dan tidak semuanya karena infeksi bakteri.

 

Dosis dan Aturan Pakai Antibiotic Berdasarkan Bakteri Penginfeksinya

Secara umum probiotik kapsul Antibiotik Associated Diarrhea yang direkomendasikan tergantung pada jenis bakteri yang menyebabkan diare. Untuk menambah informasi, berikut adalah beberapa dosis dan aturan pakai antibiotik yang didasarkan pada jenis bakteri yang menginfeksinya.

  1. Kolera

Bakteri kolera merupakan salah satu jenis bakteri yang sering menyebabkan penyakit diare. Untuk mengatasi penyakit diare yang disebabkan oleh infeksi bakteri kolera, Anda bisa menggunakan antibiotik metronidazole dengan dosis 250-500 mg dan dikonsumsi hingga 10 hari.

Selain itu menurut sumber gue sehat, Anda juga bisa menggunakan antibiotik azitromisin dengan 1 gram dosis tunggal dan dikonsumsi 2 kali sehari selama 3 hari.

 

  1. Entamoeba histolyca

Bakteri yang satu ini juga sering menyerang usus dan menyebabkan diare. Untuk mengatasi permasalahan diare yang disebabkan oleh Entamoeba histolyca. Anda bisa mengonsumsi antibiotic jenis Tinidazole dengan dosis 2 gram yang diminum sekali. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi Metronidazole dengan dosis 250 mg dan dikonsumsi selama 5-7 hari.

 

  1. Clostridium difficle

Jenis antibiotik yang direkomendasikan untuk penyakit diare yang disebabkan oleh penyakit ini yaitu fidaxomicin dan juga vankomisin. Dosis pemakaian yang dianjurkan untuk fidaxomicin yaitu 200 mg secara oral yang dikonsumsi sebanyak 2 kali sehari dengan durasi 10 hari.

Berbeda bakteri penyebab infeksi maka berbeda pula dosis pemakaian yang dianjurkan. Oleh karena itu untuk bisa mendeteksi penyebab utama diare yang dialami, maka Anda harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Melalui website www.guesehat.com , Anda juga bisa mencari berbagai informasi terkait seputar diare.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *