Apa itu 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Pengertian dan contohnya

2 min read

apa itu 3r

Terjadinya suatu bencana dapat dilihat dari faktor lingkungan sekitarnya, World Risk Report mencatat sepanjang 2002 hingga 2011, telah terjadi 4.130 bencana di seluruh dunia yang mengakibatkan lebih dari 1 juta meninggal dunia dan kerugian material mencapai US$1,195 triliun [1].

Kerusakan pada lingkungan yang terjadi di dominasi dengan sampah-sampah yang tidak sepenuhnya dapat diolah oleh masyarakat. Masih rendahnya kesadaran dari masyarakatlah yang menjadi faktor meningkatnya kerusakan lingkungan tersebut. 

Salah satu cara yang efektif dalam menyelamatkan lingkungan dan bumi ialah dengan melakukan Reduce, Reuse dan Recycle (3R). Penerapan 3R juga dapat dilakukan oleh setiap orang dalam kegiatan sehari-hari. 

Dilansir dari laman Waste4Cgange reduce, reuse, recycle (3R) adalah konsep urutan langkah untuk mengelola sampah dengan baik. Ini dia penjelasan lengkapnya.

Reduce 

Reduce berarti ‘mengurangi sampah’. Maksudnya, langkah ini mengajak kita untuk mengurangi penggunaan produk yang nantinya akan menjadi sampah.Terutama produk yang membutuhkan waktu sangat lama untuk bisa terurai secara alami di alam, misalnya produk berbahan plastik [2].

Contoh dari kegiatan Reduce adalah: [3].

  • Memilih produk dengan kemasan yang dapat didaur ulang. Kurangi penggunaan bahan sekali pakai.
  • Gunakan produk yang dapat diisi ulang (refill). Misalnya alat tulis yang bisa diisi ulang kembali).
  • Maksimumkan penggunaan alat-alat penyimpan elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali.

Reuse

Reuse berarti ‘menggunakan kembali’. Langkah ini mengajak kita untuk menggunakan kembali produk yang sudah dipakai. Dengan begitu, enggak banyak sampah ditimbulkan akibat produk-produk sekali pakai [2].

Contoh kegiatan reuse adalah: [3].

  • Pilihlah wadah, kantong atau benda yang dapat digunakan beberapa kali atau berulang-ulang. Misalnya, menggunakan serbet dari kain daripada menggunakan tisu, menggunakan baterai yang dapat di charge kembali.
  • Gunakan kembali wadah atau kemasan yang telah kosong untuk fungsi yang sama atau fungsi lainnya. Misalnya botol bekas minuman digunakan kembali menjadi tempat minyak goreng.
  • Jual atau berikan sampah yang terpilah kepada pihak yang memerlukan agar dapat diolah kembali. 

Recycle

Recycle berarti ‘mendaur ulang’. Langkah ini bisa disebut sebagai langkah memberikan kesempatan kedua untuk berbagai produk bekas agar bisa menjadi produk baru. Dengan demikian, produk baru dari hasil daur ulang tersebut bisa dimanfaatkan kembali dan enggak hanya menjadi tumpukan sampah yang mencemari lingkungan [2].

Contoh kegiatan recycle adalah: [3]

  • Pilih produk dan kemasan yang dapat didaur ulang dan mudah terurai.
  • Olah sampah kertas menjadi kertas atau karton kembali.
  • Lakukan pengolahan sampah organik menjadi kompos.
  • Lakukan pengolahan sampah non organic menjadi barang yang bermanfaat.

Kurangnya pengetahuan mengenai sampah membuat sebagian besar masyarakat masih memandang sampah sebagai barang sisa yang tidak berguna, bukan sebagai sumberdaya yang perlu dimanfaatkan. Padahal saat ini paradigma baru memandang sampah sebagai sumber daya yang mempunyai nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan, misalnya untuk energi, kompos, pupuk ataupun untuk bahan baku industri.

Selain itu ada beberapa manfaat dari sistem 3R yang dapat dirasakan yaitu: [4].

  • Mengurangi tumpukan sampah organik yang berserakan di sekitar tempat tinggal.
  • Membantu pengelolaan sampah secara dini dan cepat.
  • Menghemat biaya pengangkutan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA)
  • Mengurangi kebutuhan Lahan tempat pembuangan sampah akhir (TPA).
  • Menyelamatkan lingkungan dari kerusakan dan gangguan berupa bau, selokan macet,banjir, dll.

Walaupun kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan Reduce, Reuse dan Recycle (3R) akan tetapi banyak juga yang sudah mulai membuat inovasi dalam pengolah sampah plastik. Seperti, AQUA yang berkolaborasi dengan H&M meluncurkan kampanye online dan memasarkan koleksi pakaian anak-anak yang terbuat dari botol plastik bekas yang dikumpulkan oleh Danone-AQUA dari Kepulauan Seribu dan Pesisir Jakarta. Melalui inisiatif #bottle2fashion yang dimulai sejak 2017, 129 ton botol plastik bekas berhasil dikumpulkan dan bank sampah masyarakat diproses oleh Recycling Business Unit Tangerang Selatan dampingan Danone-AQUA menjadi cacahan plastik, sebelum dikirim ke fasilitas produksi H&M untuk diubah menjadi produk fesyen [5].

Dengan adanya aksi nyata yang dilakukan oleh AQUA dan H&M diharapkan masyarakat kini mulai bijak dalam berplastik

Source:

  1. https://www.kompasiana.com/annisa.tekkimits/5528c8b6f17e6143088b45a4/3r-reduce-reuse-recycle
  2. https://kids.grid.id/read/472378574/apa-itu-reduce-reuse-recycle-ini-pengertian-dan-contohnya?page=all
  3. https://environment-indonesia.com/3r-reuse-reduce-recycle-sampah/
  4. https://environment-indonesia.com/mengelola-sampah-rumah-tangga-dengan-3r/https://bijakberplastik.aqua.co.id/pilar/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *